Jumat, 20 Mei 2011

Dampak Yang Ditimbulkan Oleh Inflasi


Dampak Yang Ditimbulkan Oleh Inflasi


Inflasi tidak selalu menjadi dampak yang buruk bagi perekonomian. Inflasi yang terkendali justru dapat menjadi suatu dorongan untuk meningkatkan kegiatan perekonomian. Berikut ini adalah akibat-akibat yang ditimbulkan Inflasi terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.









Dampak Inflasi terhadap perekonomian Indonesia. 
 
1. Dampak Inflasi terhadap Pendapatan

 Inflasi dapat menyebabkan perubahan pendapatan masyarakat. Perubahan dapat bersifat menguntungkan atau merugikan. Pada beberapa kondisi (kondisi infasi lunak), inflasi dapat menjadi suatu pendorong dalam parkembangan ekonomi. Inflasi dapat mendorong para pengusaha untuk memperluas produksinya. Dengan demikian, akan tumbuh kesempatan kerja baru sekaligus bertambahnya pendapatan seseorang. Namun, bagi masyarakat yang berpenghasilan tetap, Inflasi akan menyebabkan mereka mengalami kerugian karena penghasilan yang tetap itu jika ditukarkan dengan barang dan jasa akan semakin sedikit. Untuk lebih jelasnya, perhatikan ilustrasi berikut! Sebelum infiasi, orang yang menerima penghasilan Rp 100.000 dapat membeli 100 kg beras seharga Rp 1000,00 per kg. Karna inflasi, maka harga beras yang semula naik, menjadi Rp 1.250,00 per kg. Oleh karena nilai beli uang Rp 100.000,00 jika ditukarkan dengan beras kini hanya menjadi 80 kg. Dari ilustrasi tersebut, diketahui ada penurunan nilai tukar sebesar 20 kg (100 kg — 80 kg). Sebaliknya, orang yang berutang akan beruntung. Anggaplah seorang petani mempunyai utang Rp100.000,00. Sebelum Inflasi, petani itu harus menjual beras 100 kg untuk membayar utangnya. Tetapi setelah inflasi harga beras menjadi Rp 1.250,00 per kg, sehingga petani tersebut cukup menjual 80 kg untuk membayar utangnnya sebesar Rp 100.000,00.

2.Dampak inflasi terhadap ekspor



Pada keadaan Inflasi, daya saing untuk barang ekspor berkurang. Berkurangnya daya saing terjadi karena harga barang ekspor yang semakin mahal yang tidak diimbangi dengan kanaikan taraf kualitasnya. Hal itu dapat menyulitkan para eksportir dan negara. Dan negara pun mengalami kerugian karena daya saing barang ekspor berkurang, yang mengakibatkan jumlah penjualan berkurang. Dan jumlah Devisa yang diperoleh oleh negara juga semakin kecil.


3.Dampak Inflasi terhadap Minat Orang untuk Menabung





Pada masa Inflasi minat orang untuk menabung menjadi berkurang. Karena pada saat inflasi itu kebanyakan nilai bunga menjadi semakin turun. Dan orang orang akan memilih uangnya agar digunakan dalam investasi.

Kamis, 19 Mei 2011

PENGARUH KENAIKAN BBM TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

PENGARUH KENAIKAN BBM
TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA


Ada indikasi terhadap penyelewengan – penyelewengan dalam pendistribusian bahan bakar minyak. Di beberapa tempat bahkan muncul spekulasi akan kenaikan harga BBM jadi mereka melakukan penimbunan BBM agar dapat dijual dengan harga tinggi pada saat harga BBM itu naik.
Padahal untuk saat ini tidak aka nada kenaikan untuk BBm bersubsidi yang ada adalah pengurangan BBm bersubsidi itu sendiri maupun kenaikan harga pada sector BBm yang tidak bersubsidi. Pemerintah pun menunda waktu pelaksanaan program BBm bersubsidi yang pernah dicanangkan bahwa BBm bersubsidi haanya akan di berikan terhadap kendaraan kendaraan tertentu.
Hal ini sedikit banya mempengaruhi perekonomian Indonesia karena dengan adanya penimbunan BBm tersebut masyarakat mengalami kesulitan untuk mendapatkan BBM. Dan kelangkaan itu sengat berpengaruh terhadap harga BBM di pasaran.hal ini pulalah ( harga BBM ) yang mempengaruhi sebagian besar harga komoditas.
Karena harga BBM naik maka biaya pengangkutan juga akan naik, dan bila harga pengangkutan naik maka harga kebutuhan bahan pokok juga akan naik, dan bila harga kebutuhan pokok naik maka daya beli masyarakat terhadap suatu barang akan menurun.
Daya beli masyarakat yang menurun tentu dapat mempengaruhi pendapatan nasional Indonesia. Dan oleh karena itu pemerintah diharapkan untuk lebih untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap sepukaln BBM, karena hanya dengan spekulasi harga BBM yang akan naik, “ hanya spekulasi “ hal itu dapat sangat mempengaruhi perekonomian Indonesia.
Bahkan hanya karena spekulan ini, Indonesia pernah mengalami deficit sekitar 0.6 % di tahun 2010 lalu. Diharapkan tahun ini tidak akan terjadi kenikan BBM lagi. Karena dikhawatirkan jika harga BBm naik maka tingkat Inflasi Indonesia juga akan naik. Dan jika peraturan BBm bersubsidi telah diterapkan maka diperkirakan target inflasi pemerintah sebesar 5 plus minus 1% akan sulit tercapai.








PROSPEK POSITIF YANG DITAWARKAN EKONOMI INDONESIA TERHADAP PARA INVESTOR

PROSPEK POSITIF
YANG DITAWARKAN EKONOMI INDONESIA
TERHADAP PARA INVESTOR


Perekonomian Indonesia saat ini menunjukka pertumbuhan yang cukup tinggi dan merupakan prospek yang bagus bagi para investor asing. Hal itu diperkuat dukungan Sumber daya Manusia produktif yang sangat besar dan dominasi pasar kelas menengah.
Dari segi ekonomi makro , lembaga pemeringkat kredt internasional menempatkan peringkat hutang jangka panjang Indonesia dalam mata uang asing di posisi BB dan BB+ dengan outlook positif atau stabil. Peringkat tersebut diperkirakan akan menigkat pada tahun depan menuju Indonesia Investment grade.
Indonesia juga terus mengontrol laju inflasi serta deficit fiscal. Seiring denagn itu arus modal dari pihak asing yang masuk juga menjadi semakin deras. Indonesia memiliki tingkat pertumbuhan yang bagus, inflasi yang terus menurun, daya beli penduduk yang meningkat dan nilai tukar rupiah yang semakin menguat.
Lebih jauh lagi Indonesia memiliki kelebihan yaitu jumlah penduduknya yang merupakan posisi ke empat terbesar di dunia. Dengan posisi tersebut Indonesia tentu memiliki persediaan tenaga kerja yang melimpah melebihi kondisi Negara lainnya.
Dengan jumlah usia produktif yang cukup besar di Indonesia tentu ia mempunyai banyak tenaga kerja dan pasar bagi konsumen. Selain itu, kelas menengah di Indonesia saat ini berjumlah sekitar 20 juta – 25 juta jiwa bahkan lebih besar dari jumlah penduduk satu benua Australia.
Hal ini menjadikan Indonesia berpeluang Melakukan kerjasama dengan Negara – Negara yang memiliki jumlah tenaga kerja terbatas seperti Singapura dan Jepang. Bukan hanya tenaga kerja yang dibutuhkan oleh Negara mereka. Tetapi Negara mereka juga sangat membutuhkan pasar dan bahan mentah Indonesia.
Perekonomian Indonesia juga semakin tumbuh yang juga diperkuat oleh kerja sama dengan beberapa Negara asing.

Senin, 16 Mei 2011

PENGELUARAN MUBAZIR PEMERINTAH DKI JAKARTA


    PENGELUARAN MUBAZIR PEMERINTAH DKI JAKARTA



Berdasarkan data dari kementrian Perumahan Rakyat, Rumah susun hunian sewa di wilayah DKI Jakarta pada tahun 2004 – 2011 yang belum terhuni tercatat sebanyak 4.068 unit. Rumah tersebut terdiri atas 41 twinblock atau 82 menara.
Apabila rumah susun itu dibiarkan terlantar, berarti dana yang tidak termanfaatkan atau mubazir mencapai triliunan rupiah. Kerugian itu dapat dihitung dari biaya pembangunan. Jika pembangunan per blok mencapai Rp. 17 Milyar, diperkirakan uang yang mubazir mencapai Rp. 1,394 Triliun. Kerugian bias juga dihitung dari biaya sewa yang seharusnya bisa di dapatkan jika di tempati. Biaya sewa per unit rumah susun adalah Rp. 300.000 per bulan. Jika yang belum dihuni 4.086 unit berarti uang yang melayang adalah Rp. 1,225 miliar per bulan atau Rp. 14,709 miliar per tahun. Padahal rumah susun tersebut sudah terlantar selama 2 – 5 tahun.
Adanya ribuan rumah susun yang terlantar di karenakan tidak adanya perencanaan dan tanggung jawab yang jelas dari pihak pemerintah. Juga tidak ada kesinambungan, koordinasi, dan master plan dari pemerintah. Terbengkalainya rusun sewa berasal dari tidak jelasnya sasaran. Jika pengembang mambangun proyek untuk pihak swasta ( apartement ) mereka memastikan terlebih dahulu dengan jelas pembeli. Sangat berbeda dengan rusunawa proyek tersebut dibuat karena anggarannya dahulu, lalu dibangun, tidak jelas orientasi calon penghuninya
Kalaupun kemungkinan calon penghuninya ada rumah susun sewa tersebut dibangun di tempat yang tidak disukai pasaran. Mungkin orang butuh rusun tersebut tetapi mereka menjadi tidak tertarik karena tidak adanya sinkronisasi yang dikucurkan unutk pembangunan rusun dengan dana untuk air, listrik, dan infrastruktur. Akibatnya rusun terbangun tetapi air dan listrik belum masuk atau aksesnya jauh dari mana – mana. Alangkah baiknya jika rusunawa – rusunawa yang terlantar itu di pruntukkan unutk para abri, polisi dab para PNS. Mereka dapat mengambil anggaran dari POLRI unutk menambah sarana dan prasara dan juga para anggota polri dan PNS tersebut dapat membayar sewa yang dipotong dari gaji mereka.









MENINGKATNYA INVESTASI DI TENGAH KENAIKAN HARGA


MENINGKATNYA INVESTASI
DI TENGAH KENAIKAN HARGA






Pasokan yang ketat pada pasar kayu dan hasil hutan lainnya pada tingkat internasional mengalami peningkatan. Hal ini justru menambah nilai investasi di indonesia  karena manjadi sebuah peluang bisnis pada sektor perhutanan indonesia dan hal ini secara tidak langsung berpengaruh  dalam peningkatan produksi dan memperluas kapasitas pabrik. 
pertumbuhan ekonomi dan pemulihan akibat bencana ( Tsunami di jepang ) membuat kebutuhan kayu internasional meningkat. dan investor diharapkan dapat memanfaatkan hal ini secara sebaik - baiknya.
Kementrian kehutanan pun berharap pertumbuhan bisnis kehutanan menjadi sebuah dampak positif kepada kenaikan penerimaan devisa negara. dan kementrian kehutanan sendiri mendapat target penerimaan yang cukup besar yaitu sekitar Rp. 2.94 T.
Sampai februari tahun ini, realisasi PNBP ( Penerimaan Negara Bukan Pajak ) yang berasal dari sektor perhutanan  antara lain, dari dana Reboisasi sudah mencapau Rp. 263,7 M ( sekitar 20.6 persen dari target ) dan provinsi sumber daya hutan ( PSDH ) mencapai Rp. 461.3 M ( 15,69 % ).
adapun hutang dana pengeluaraan Kementrian Kehutanan  yang terjadi selama periode tahun 1999-2000 sudah mencapai Rp. 1 T. dan hingga tahun ini sebanyak 28 perusahaan hutan tanaman industri telah melunasi pinjamannya sekitar Rp. 907.9 M.
Dan sebanyak 36 perusahaan HTI sudah mendapat persetujuanpenjadwalan ulang pembayaran hutang dan 28 perusahaan lain mesih tetap terus mencicil hutangnya. 
Sejumlah perusahaan HTI yang meminjam dana reboisasi, yang dipungut dari hasil penebangan kayu alam dengan dlih unutk mengembangkan hutan tanaman industri tetapi dalam perjalannya mengalami krisis moral yaitu para pengusaha buaknnya melanjutkan unutk mendirikan sebuah perusahaan HTI mereka justru malah membangun usaha pada sektor lain misal properti.
Sementara itu, pasokan yang ketat saat permintaan naik membuat harga kayu lapis meningkat tajam. hal ini membuka peluang industri kehutanan nasional  unutk memanfaatkam momentum yang sangat baik unutk investasi ini.
misalkan saat ini harga kayu lapis indonesia berukuran 3 x 6 kaki di jepang mencapai 900 dollar AS. dan di amerika Serikat sendiri harganya mencapai 700 dollar AS.
dua bulan lalu sebelum tragedi tsunami di jepang melanda harga kayu lapis indonesia belum mencapai setinggi ini. dan saat ini merupakan momentum yang paling tepat bagi investasi di industri kayu nasional.

KESENJANGAN SOSIAL DI INDONESIA

KESENJANGAN SOSIAL DI INDONESIA
SEBUAH POTRET KEMISKINAN DI TENGAH KEMEWAHAN PARIWISATA

Berkembangnya sector pariwisata di wilayah Puncak, Bogor, yang penuh dengan kemewahan ternyata tidak serta merta membawa kesejahteraan bagi penduduk sekitar.
Berdasarkan data monografi daerah Cisarua, sebagian besar penduduknya yaitu sekitar 113.833 orang masih bekerja sebagai buruh kasar.
Padahal daerah Cisarua memiliki banyak tujuan wisata andalan, seperti Taman Safari Indonesia, Taman wisata Matahari , berbagai hotel berbintang dan juga ribuan vila dan penginapan. Bangunan rumah makan , Hotel, dan vila – vila itu berdiri diatas tanah yang luasnya mencapai ribuan meter persegi. Di sisi lain banyak dari para petani disana yang tidak memiliki lahan.
Dari 12.431 petani yang ada di kawasan puncak, 6.115 orang mrupakan petani penggarap tanah dan 5.477 orang adalah hanya sebagai buruh tani, hanya sebagian kecil yaitu 834 orang yang memiliki lahan. Sementara buruh perkebunan,yang sebagian besar merupakan kebun teh mencapai 2.258 orang sisanya bekerja di sector lain seperti pengrajin, buruh industri, sopir, dan lain sebagainya.
Sebagian tempat usaha yang berdiri di kawasan puncak merupakan milik dari kebanyakan penduduk Jakarta. Warga sekitarnya hanya diserap sebagai buruh pekerja saja.
Hal itupun di perjelas dengan rendahnya tingkat pendidikan disana. Dari total penduduknya yang sekitar 113.833 orang ada sekitar 9% warga ( 9.177 orang ) tidak tamat sekolah dan hanya sekitar 6.665 orang yang tamat sekolah menengah atas.
Perputaran uang di wilayah puncak sebenarnya terbilang tinggi. Kawasan puncak sendiri menyumpang sekitar 70 % dari total pendapatan kabupaten Bogor yang kira” totalnya itu mencapai Rp. 67 T. tetapi hal ini tidak di cerminkan oleh keadaan penduduk disekitar puncak itu sendiri.
Dimana sekitar 21,87 5 warga kawasan puncak masih menjadi warga penerima Raskin. Mereka masih sangat kekurangan karena mereka kebanyakan bekerja pada sector informal. Seperti penjaga Villa, Ojeg dll. Bahkan para pedagang kaki lima sebagian besarnya adalah pendatang.






Pemerintah diharapkan tidak hanya mengembankan sector pariwisatanya saja. Yang dapat menimbulkan ketidak seimbangan ekosistem. Pengembangan sector pariwisata harus dijalankan bersamaan sector lainnya seperti pertanian, peternakan, dan pekerbunan agar terdapat suatu sinergi dan keseimbangan yang dapat menjadikan majunya industry kawasan puncak.